“Cicak cicak didinding
Diam diam merayap
Datang seekor nyamuk..
Hap lalu ditangkap..”
Lagu diatas adalah satu dari berpuluh-puluh lagu yang sering saya dengarkan di masa kecil saya dulu. Dulu puluhan penyanyi cilik sering nongol dilayar Televisi. Apalagi pada hari minggu ada acara khusus lagu anak – anak (saya lupa nama acaranya). Pokoknya hampir semua stasiun televisi memiliki acara yang menayangkan khusus lagu anak – anak. Saya benar-benar menikmati masa kecil saya dengan bermain dan bernyanyi.
Tapi kini apa yang terjadi? Lagu anak – anak bagaikan hilang dari muka bumi..
Apa stasiun televisi berpikir bahwa anak-anak tidak pernah nonton TV? Ataukah presentasi penonton televisi untuk anak sangat kecil sehingga mereka takut rugi…
Stasiun televisi itu tidak tahu betapa penting peran mereka bagi anak-anak…betapa pentingnya lagu anak – anak untuk perkembangan dan pendidikan anak. Saya rasa dibandingkan film upin-ipin (yang apalagi jelas-jelas isinya tentang budaya negara lain), acara lagu lagu anak Indonesia lebih bagus dan lebih besar manfaatnya.
Sebenarnya pengajaran untuk anak akan lebih mudah dicerna jika dilagukan atau dijadikan lagu. Karena dengan lagu mereka tidak akan bosan dan senang belajar. Misalnya saja belajar berhitung, mengenal warna bahkan nama-nama nabi akan sangat mudah dihafal jika dilagukan. Maka dari itu betapa pentingnya lagu anak – anak untuk sarana pendidikan.
Makanya kenapa sekarang anak-anak cepat sekali hafal lagu-lagu cinta? karena pada dasarnya anak-anak memang cepat menghafal, apalagi yang dilagukan…
Jika stasiun televisi masih peduli dengan anak-anak dan masa depan mereka, tayangkanlah acara lagu-lagu untuk anak-anak. Atau para orang tua ajari anak anda untuk menyanyi sesuai dengan usia mereka, karena itu akan sangat berpengaruh bagi jiwa dan perkembangan mereka. Batasi dan dampingi mereka saat menonton televisi, jika stasiun TV sudah tidak peduli pada anak-anak kita, maka itu adalah tanggungjawab orang tua untuk menjaga anak kita sendiri… Kalau perlu belikan CD-CD lagu anak untuk mereka. Seandainya tidak mampu membelikan CD untuk anak mereka, ajarkanlah! Tidak ada alasan kok untuk mengajarkan lagu anak-anak ke anak-anak mereka.
"Sungguh kasihan anak-anak saat ini, masa kecil mereka hilang terganti masa dewasa yang sangat dipaksakan karena mereka telah kehilangan lagu anak-anak yang tak pernah lagi tayang di televisi. Dan mereka pun menyanyikan lagu cinta yang tak dipahami. Ayo budayakan kembali lagu anak-anak di Indonesia tercinta kita ini, demi anak-anak kita dan generasi yang lebih muda"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar